Thursday, September 15, 2011

Puisiku

Malam bergulir pagi
Namun tak pelak kau selalu usik hidupku
daratan hingga lautan
tak kau beri satu ruang untukku

detik demi detik kau bakar arang kebencian
yang menganga di depan mata
hari demi hari kau hujani lukaku
dengan asam mantramu

ingin ku melawanmu
namun kau selalu bersembunyi dan menghilang
otakku pun kosong
tak ada akal tuk kalahkanmu

kau remehkan dan hancurkan harapanku
menjadi berkeping tak ada arti
setiap hembusan nafasmu
bercampur doa agar ku cepat mati


kau pinta yang tak dapat kupenuhi
setia yang kutanam hanya untuk kau injak
setiap kuberpijak kau muntahkan ancamanmu
setiap kumelangkah kau butakanku tuk tersesat

kau peluk aku dengan bom waktu
ku semakin terdempak dan aku gagal
kini tubuhku dan saraf-sarafku terkaku sekarat
namun kau tetap cambuki aku

Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment

Thanks a lot for your attention...

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Web Hosting