Thursday, March 21, 2013

140213 : KINGDOM (GIFT)

Ditengah kehidupan modern seperti masih ada di kota Malang suatu kerajaan. Dimana seorang tumbuh menjadi Pangeran yang begitu tampan. Dia telah menikah dengan seorang Putri yang cantik nan jelita. Hari kemarin adalah hari yang panjang bagi mereka berdua. Dimulai dari dini hari tanggal 13 Februari 2013. Disaat malam semakin mencekam, jeritan hewan-hewan malam terdengar, langit, bulan dan bintang hanya terdiam ketika angin menyapu permukaan bumi.


Disaat itulah sang Putri terbangun dan segera beranjak. Entah apa yang dilakukannya. Gruduk, brak, bruk, dia dengan tergesa. Ternyata, dia ingin memberikan sesuatu kepada sang Pangeran yang tampan. Sang Putri mengenakan gaun yang begitu indah dilihat. Begitu cantik dilihat begitu segar dihati. Sang Pangeran pun segera bersyukur atas karunia yang telah diberika olehNya berupa seorang Putri yang begitu indah.


Semua pengorbanan yang dilakukan sang Putri hanya untuk sang Pangeran yang pada saat itu genap hari jadinya. Sang Pangeran pun segera terlena oleh riasan sang Putri. Akhirnya mereka berdua menikmati malam sunyi bersama. Huweeeekkk.... huweekkk... huweeeekkk. Mereka tidak jadi menikmati karena bayi yang dikandung sang Putri bertumbuhkembang atau bergerak-gerak.


Dengan gerak cepat sang Putri berlari menuju kamar mandi. Huwekkkk... huweeekkk... huweeeekkk... mak byuuuuurrrrr. Air memancur dari mulut sang Putri. Sang Pangeran pun bersyukur karena tidak terkena percikannya seperti waktu itu. Pada waktu itu sang Putri pernah memuntahkan cairan perut ke dada sang Pangeran dengan penuh kelegaan. Tapi, untungnya sang Pangeran tetap sabar dan terjaga ketampanannya.


Setelah dari kamar mandi mereka kembali ke tempat tidur. Mereka berdua melanjutkan acara yang tadi. Sang Putri memberikan suatu hadiah untuk Pangeran. Setelah dibuka, ternyata hadiah itu menambah daftar panjang suatu kepunyaan Pangeran yang tidak pernah beli sendiri. Dan seterusnya mereka berdua menikmati malam yang begitu indah dan tertidur.


Malam telah tersingkir oleh pagi. Cahaya begitu cepat memasuki celah-celah singgasana mereka. Mereka segera bergegas bangun. Sang Pangeran mengantarkan Putri bekerja. Dengan menggunakan kuda hitam, langsung bergerak dengan hati-hati. Hanya butuh 5 menit hingga sampai disana, itulah perpisahan sementara mereka. Sedangkan sang Pangeran kembali menuju singgasana kembali untuk menjaga pertahanan benteng kerajaan. Hingga matahari berada di atas 45 derajat, sang Pangeran berjuang mencari harta. Dengan kuda hitam kesayangannya langsung beranjak ke dunia lain.


Dalam dunia yang lain penuh dengan intrik, konspirasi, semuanya bertopeng. Dengan begitu perlu berhati-hati dalam menghadapi kehidupan dalam dunia tersebut. Banyak usaha yang dilakukannya, namun hingga sebulan lebih sang Pangeran mendapatkan sesuatu apa yang ia cari. Namun dia tetap bersabar, dengan begitulah wajahnya selalu terlihat tampan dan awet muda. Saat matahari tepat di atas kepala, datanglah sebuah petisi dari sang Ratu. Yang intinya ada perjamuan makan malam untuk memperingati hari jadi sang Pangeran. Pangeran pun langsung bersemangat dalam penelusurannya. Tak terasa Pangeran berjuang menelusuri dunia yang penuh kebohongan hingga senja tiba. Bersegeralah ia pulang menuju singgasana.


Tak lama setelah matahari terbenam. Putri dan Pangeran telah bersiap diri. Mereka berdua dijemput dengan kereta kencana. Raja, Ratu serta adinda Pangeran telah menunggu didalamnya. Langsung bergegas mereka menuju tempat perjamuan. Tanpa banyak bicara, langsung disantap makanan dan minuman dengan cepat. Mungkin ulang tahun kali ini Pangeran hanya dirayakan biasa seperti itu. Tapi, yang paling nikmat ialah menyantap makanan dengan keluarga kerajaan. Disambi dengan guyonan hangat ala kerajaan. Juga dengan perbincangan dengan kelegaan, karena Pangeran berhasil memperluas kerajaan di daerah lain. Itulah yang menambah indah di hari itu. Ditambah pula darah keturunan Pangeran yang mulai membesar di perut sang Putri.


Ayam bakar, ikan goreng, sambal, sayur kangkung, teh dingin semuanya telah habis. Total malam itu dihabiskan hanya untuk makan-makan. Sang Pangeran tak lupa bersyukur kepada sang Pencipta, telah memberikan kenikmatan kepadanya. Tak hanya kenikmatan, tetapi juga anugerah. Yaitu seorang Putri yang begitu cantik nan jelita. Matanya bagai bulan tuk menerangi kelamnya hati sang Pangeran. Setiap sentuhan lembutnya mengukir namanya di hati Pangeran. Hangat tubuhnya selalu melindungi dari gundahnya sang Pangeran.

Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment

Thanks a lot for your attention...

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Web Hosting