Thursday, March 29, 2012

March 29, 2012: Pengakuan Terlarang

Sebetulnya ada something yang belum pernah aku beberin ke someone. Itulah pertanyaan banyak orang, kenapa sih aku begini begitu. Ya begitulah aku. Tapi aku punya alasan kenapa aku begitu. Mau kujawab langsung, tapi sulit aku ungkapkan. Bingung rasanya seandainya ada orang mengerti ato tahu siapa aku sebenarnya. Apakah mereka tetap menerima aku begini adanya. Semua terserah padamu, memang begini adanya. Kuhormati keputusanmu apapun yang akan kau katakan.


Sulit rasanya aku bongkar diriku yang sebenarnya. Setiap orang yang kutemui selalu menilai berbeda. Itu salah satu juga aku sendiri bingung terhadap diriku sendiri. Lihatlah sekilas diriku ini. Nothing special. Sesuatu yang buram ada most important di baliknya. Kebanyakan manusia yang kukenal, melihat dari sisi buramnya saja, tanpa melihat most important nya. Aku tahu, aku sadar memiliki something yang most important tersebut. Hanya saja sulit aku ungkap hal itu. Kalo dilihat dari sisi psikologis kebanyakan orang mengira aku ini, punya kepribadian ganda, kadang-kadang pendiem banget, kadang-kadang pula suka jerit-jerit, kadang-kadang terdiam pasif, kadang-kadang bergerak agresif, itu yang membuat orang yang menyangkaku sulit menebak sifatku. Lagian aku selalu tersadar kalo aku hanya ada satu, dari jam 1 sampe jam 24 tidak ada orang lain di dalam diriku. Salah satu alasan kenapa aku pernah ikut teater, bukannya aku terbawa dengan karakter. Tapi aku menempatkan karakterku di tempat yang semestinya. Biar karakterku terasah lebih kuat dan tak bisa mati dilekang oleh waktu.


Kalo dilihat dari sisi sosial, ada juga yang ngira aku ini agent. Hahaha... unyuuuuu. Pegang pistol aja ndak bisa, paling cuman megang pistolnya sendiri kalo lagi pipis. Hehehe... Tapi ndak papa lah lebih elit. Kalo dilihat dari sisi kesehatan, kebanyakan orang ngeliat aku ini kurus, lebih tertutup, keliatan gampang terserang penyakit. Mereka ngira aku ini pecandu alkohol, narkoba. Hanya satu kata. Astagfirullah... Bau rokok aja bikin ancur, apalagi alkohol buat mabok-mabokan apalagi narkoba bikin hang. Aku sebenarnya harus on terus 24 jam. Gak boleh mabok ato hang, kalo tidur itu manusiawi. Hehehe... Ada juga yang bilang aku ini autis, kesulitan berinteraksi sosial. Kalo diliat hanya sepintas, bisa dikatakan benar. Tapi, belum tahu aku mempunyai pengaruh yang besar terhadap orang-orang yang kukenal. Dengan satu jari saja aku bisa merubah keadaan, yang pasti itu keadaan yang lebih baek. Hanya saja orang-orang yang ketergantungan denganku kini mulai tersebar. Tapi, ini bukan teroris loh. Bukanlah sebuah komunitas, tapi ini merupakan kode etik antara kami. Tak terorganisir agar tak terlihat tapi selalu berelevasi.


Sebetulnya mudah menemukan arti siapa diriku sebenarnya. Karena berkaitan dengan pekerjaanku sekarang dan hobiku. Aku adalah seorang programmer disebuah usaha yang kecil. Sedangkan hobiku cukup banyak. Karate, taekwondo, tinju, dan akhirnya sekarang aku berlatih sendiri untuk mengkombinasikan beladiri tersebut. Yang paling terpenting dalam keadaan diriku adalah musik, mencari nada, mencipta lirik. Dengan begitu aku mudah dalam mengcreate serta mengcombine dan juga mengimprov keadaan sulit bahkan keadaan terjepit yang aku hadapi. Coba tebak siapa aku sebenarnya. Bergulat di code, ngandalkan improve, otak kanan dan otak kiri kerja bersama. Hacker. Ya itu jawaban yang salah. Hehehe. Belajar bahasa linux aja ndak nyambung-nyambung, apalagi cgi, perl. Biarkan itu kerjaan temen-temen underground. Sebenarnya sulit aku ungkap semua. Beladiri aku gunakan saat orang menyerang, disaat itulah baris-baris code tertulis apa yang akan kulakukan. Dengan begitu aku tergerak otomatis apa yang harus aku lakukan. Perlu adanya create, combine and improve. Dibutuhkan otak kanan dan otak kiri bekerja secara bersamaan. Sebenarnya aku adalah power rangers biru. Kalo ada seseorang yang bergenre sama denganku. Jangan beritahu identitasku. Begitulah kode etik kami. Kami tidak saling mencari, tapi saling menemukan. Dan juga biarkan ini menjadi rahasia antara kita. Jangan beritahu orang lain. Jika seisi dunia mengetahuinya dan mulai ada gemuruh datang dari dasar bumi. Di saat itulah kami akan beraksi.


Memang begitu sulit aku simpan pengakuan ini. Karena lama juga aku kehilangan kemampuanku. Maka dari itu, selalu ku latih dan kulatih setiap detiknya. Agar tidak terlihat, latihan itu aku lakukan saat aku melakukan pekerjaan dan hobiku. Ini bukan samaranku, tapi ini adalah adanya aku. Tak bisa kututupi tak bisa kurubah tapi hanya bisa aku biaskan, aku buramkan agar semua orang tak bisa menebak diriku sebenarnya.

Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment

Thanks a lot for your attention...

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Web Hosting